Rindu dalam Cangkir Kopi

Menyeruput kerinduan dalam cangkir kopi nikmat aroma pekat meliarkan imajinasi memaksa waktu untuk mundur menyapa hati negosiasi pun terjadi kembali mengaduk kopi memacu fantasi untuk mengingat kembali apa yang terjadi, apa yang jadi mimpi dan apa yang tak dikehendaki semua larut dalam evaluasi dan proyeksi diri Rindu selalu jadi isu yang wajib menjadi bahan diskusi jarak dan waktu adalah perdebatan yang tak kunjung mendapat solusi hanya pasrah dengan kondisi  dan asa yang berharap pasti menjemput takdirMU adalah proses yang menguras emosi apa pun itu, semua bermuara pada kuasaMU secangkir kopi pahit yang harus dinikmati pekat yang harus diselami Memaknai semua proses yang dilalui serupuuut……

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *